Kamis, 29 Desember 2016

Write-ing #2

Smg, 22:29
In memory

Hai, selamat malam, kamu! Apa kabar?(:
Semoga selalu baik ya! Maaf jika akhir - akhir ini mungkin lidahmu sering kegigit sendiri, atau mungkin matamu sering berkedut, bahkan mungkin bulu matamu banyak yang rontok! Sorry banget pokoknya. Mau tau penyebabnya? Haha Yep, semua mungkin gara-gara aku!
Aku sendiri ngga ngerti kenapa akhir-akhir ini sering muncul sosokmu dalam fikiran maupun benakku. Dan itu jelas ngebuat semua usahaku untuk melupakanmu sia-sia, gagal total! Haha miris ya.
Kamu tau?
Aku bahkan nulis ini juga karena inget sama kamu. Inget gimana dulu aku minta tolong kamu buat nungguin aku presentasi project akhir depan ruang dosen. Inget gimana dulu ternyata kamu mau nungguin aku, sendirian depan ruang dosen yang pastinya itu bored banget. Yah meski awalnya kamu keberatan sih, tapi akhirnya mau juga kan? Haha and I'am thanked about that! Aku bener-bener ngerasa aman banget ditungguin kamu pas itu, entah kenapa, aku juga gangerti. Dan lagi pas keluar ruangan terus buka hp dan ternyata kamu sampe ngchat "are you okay?", jujur disitu aku udah speechless, gatau mesti bilang apa. Ya walau pada akhirnya aku juga bilang "haha I'am okay,". Yaa, I'am okay cause there is you!
Hei, kamu.
Aku disini cuma mau bilang. " Presentasi project akhir di ruang dosen tanpa ditungguin kamu itu beda ". Tau kenapa aku bilang gitu? Yah tadi aku habis ngelakuin hal yang sama - presentasi project akhir di ruang dosen -, dan ngga ditungguin sama kamu, serius deh beda banget. Kayak ada yang kurang. Kayak gaada yang ngasih semangat. Yah, I'am not really okay if there isn't you!

Sincerely,
The writers❤

Rabu, 28 Desember 2016

Write-ing #1

Smg, 15:54
Aku - Masih - Terbelenggu

Hai, selamat sore kamu. 잘 지냈어 요 ?  (:
Aku bertanya begitu bukan bermaksud apapun. Bukan berharap kamu sakit ataupun menderita karena mengabaikanku. Tenang saja, aku masih selalu mengharap kabar baikmu. Hawaku masih selalu berdesir setiap mendengar namamu.
Hai, kamu.
Kamu tau? Jika aku sedang mencoba melupakanmu, and I've no doubt about that. Kamu tau rasanya? Ah ya, susah, bahkan susah sekali.
Trust me! Jika aku tau melupakanmu akan se-sulit ini, mungkin aku lebih memilih untuk bertahan. Yah meski hal itu juga  tak mudah. Tapi, setidaknya pertemuan kita yang tak disengaja, dapat menjadi obat rindu dan pelipur lara paling mujarab.
Sekarang? Haha jangan ditanya. Pertemuan - pertemuan itu hanya menjadi obat rindu, tetapi tak bisa menjadi pelipur lara, yang ada malah membuat keadaan lebih parah. Perihnya makin menjadi. Karena hanya dengan melihatmu, semua usahaku untuk melupakanmu akan musnah dalam sekejap. Benteng pertahanan yang sudah ku bangun dengan susah payah, runtuh dalam sekelebat waktu.
Hai, kamu.
Kamu tau? Jika kamu telah membaca ini, aku hanya ingin kamu melakukan satu hal.
Tetap jalani kehidupanmu seperti biasanya. Tetap jadi sosok panutan dan kebanggaan bagi setiap orang di sekitarmu. Tetap dengan perasaanmu yang sebenarnya. Jangan berubah. Jikapun kamu ingin berubah, tolong jangan gunakan alasan karena aku, aku hanya mau itu karena dirimu sendiri. Tak apa, aku baik-baik saja jika perasaanmu tetap seperti sekarang, mungkin memang lebih baik begitu (:

Sincerely,
The Writer❤

Minggu, 09 Oktober 2016

Ka-ji-ma

 * yang nulis ngeditnya cuma kalo ada ide lewat, lagi gabisa berimajinasi dengan baik, otaknya udah kebagi sama tugas yang bejibun, jadi intinya maaf ya kalo masih awut-awutan, gajelas lah ini itu lah haha!

Jika terlalu sulit untuk menunggu, jangan menunggu.
Jika kau tidak menunggu, aku akan menunggumu untuk datang kembali.


" Menunggulah, ku mohon tunggu aku. Jika sulit untuk menunggu,
jangan menunggu. Karena aku akan menunggu sampai kau datang padaku." 


- Prolog

" ciyee cumlaude, congrats ya! sukses kedepannya sama jangan lupa traktirannya! haha " ucap Dara sambil menjabat tangan Putra.
" aiya makasih, Ra! aku kira kamu nggak dateng, kan katanya ada kuliah sampe sore, " jawab Putra.
" hmm nggak kok,cuma tadi doang ada kuliah terus udah gaada lagi " ucap dara cengengesan.
" dasar iseng ya, doyan banget ngibulin orang, "
" lha ya biarin wleee... oiya gimana tentang 2 tawaran yang kemarin? "
" tawaran apaan coba? tawaran jadi suami kamu? haha "
" yee ngawur!! itu loh, katanya dapet tawaran kerja di singapur sama beasiswa kuliah s2 disini? ambil yang mana? "
" hmm kalo bisa sih pengen ambil dua-duanya, tapi gabisa, jadi ya masih aku pertimbangin sih, kenapa? kamu ada saran? "
" ada sih, tapi masa senior minta saran ke junior, payah ah haha. etapi mending ambil beasiswanya aja biar gausah pake ke luar negeri segala "
" haha dasar, terserah aku lah. hmm nanti aku pertimbangin lagi deh ya. nanti sore ada acara gak Ra? "
" aku? free kok, selalu free malah haha "
" eiya lupa, kamu kan jones jadi gapernah ada yang ngajakin jalan yaaa haha "
" haha jahat banget kamu Put, sendirinya juga sama padahal. emang mau ngapain nanti sore? "
" yaampun udah dibilangin berkali-kali, kenapa selalu manggil nama tanpa kak/mas coba? dasar junior gasopan kamu ya haha. udah, pokoknya nanti sore
aku ke rumahmu yaa! oiya kamu kesini nggak sendirian kan? aku masih ada acara sama temenku nih, gapapa aku tinggal? "
" halah biasa juga ditinggalin kok haha gapapa, aku sama temenku kok, dia di luar, yaudah see you nanti sore yaa! "
" iya, see you cantik!"


" gimana? udahan ngobrolnya? tumben cepet banget? " adit
" gak sanggup gue ngobrol lama sama dia sekarang, dit "
" loh kenapa Put? "
" lo bayangin aja deh, lo ngobrol lama banget sama cewek lo tapi besoknya lo ninggalin dia dalam jangka waktu lama, bahkan mungkin dia gatau kalo lo
pergi jauh, meski dengan tujuan bukan buat ninggalin dia sih, "
" maksudnya apa sih Put? lo ngomong gituan kayak mau pergi jauh, kan katanya lo mau ambil s2 disini bareng gue? "
" gue emang mau pergi jauh Dit, gajadi ambil beasiswa disini, gue udah terima tawaran kerja di singapur, udah packing malahan dan besok flight
pagi banget"
" hah? gila lo Put! jadi berkas buat beasiswa kemarin gajadi lo kirim? terus dara gimana? gapapa dia kalo lo tinggalin? "
" kalo masalah berkas masih bisa gue gunain buat 2 tahun lagi dit. dara? gue pengen dia fokus sama kuliahnya, palingan gapapa dia kan biasa mandiri"
" maksud lo? lo mau daftar 2 tahun lagi? serius? "
" udahlah, gue udah punya planing 2 tahun kedepan. masalah dara, gue nitip ini ya.tolong kasihin pas dia nanya atau nyari tau tentang gue, gue cuma
bisa ngandelin elo dit, "




--- Bag 1 - Segalanya selalu berawal dari sebuah perkenalan

" hey! gimana pengumumannya? elo lolos kan dar? " Firda
" bzzzz tau deh Fir, websitenya ndadak down gini-_- belum bisa mbuka deh "
" haha yaudah gampang nanti di rumah kan bisa dar "
" iya sih, tapi gue udah deg-degan sekarang, kalo nggak lolos gimana? u,u "
" udah, kalo jodoh nggak kemana kok haha kantin yuk? biar nggak deg-degan wkwk "
" yaudah yuk, "

----

" eh dar,elo dicari sama wali kelas tuh, katanya suruh ke ruang guru pas istirahat kedua,"
" hah? suruh ngapain Yo? "
" mana gue tau, tinggal kesana aja nanti, "

" permisi pak, ini saya Dara, "
" iya silahkan masuk, "
" ada apa pak? katanya bapak cari saya? "
" oiya mengenai pengumuman yang di semarang  kemarin, jadi kamu ambil apa tidak? "
" saya masih belum tau pak, "
" loh kenapa? lumayan loh, apalagi kamu ambil TI disana dan kabarnya dapat potongan biaya kalau kamu ambil jalur pmdk "
" iya memang pak, tapi saya masih nunggu pengumuman yang di jogja pak "
" jogja? yang vokasi itu? bukannya hari ini pengumumannya ? "
" harusnya sih pak, tapi websitenya tadi down, paling nanti sore baru bisa dibuka pak "
" oyasudah, semoga lolos ya, besok secepatnya kabari bapak ya, biar berkasnya bisa langsung diurus sama sekolah "
" iya pak, kalau begitu saya permisi dulu pak "


" hey! mau bareng nggak? "
" nggak deh Ndra, lagian arah rumah kita kan nggak searah, gue juga dijemput kok sama bokap "
" serius nih? padahal gue mau ke toko buku deket rumah elo Dar, "
" halah, sejak kapan jadi suka baca buku ? wkwkw "
" sejak mau ujian haha yaudah gue cabut dulu yaa "
" iyaa, "


" hayoo ngobrol sama siapa tadi? "
" ihh Papa! suka banget sih ngagetin Dara! sama temen kok pa, si Andra "
" oyasudah, ayo pulang "


" Mah, Dara pulang! "
" udah sana mandi terus makan yaaa "
" oiya mah, kak Fadil mana? "
" katanya masih ada janji sama dosen, ngurus skripsi, paling nanti malem baru pulang, "

" kak, ini Dara "
" hmmm masuk aja, nggak dikunci kok "
" ngapain kak? sibuk ya? dara keluar aja deh "
" eh eh nggak kok, sini aja, cuma browsing referensi buat skripsi kok "
" kak, sekalian bukain pengumuman vokasi dong, paketan dara abis nih, terus tadi buka di sekolah gabisa, websitenya masih down hehe "
" vokasi yang mana ? "
" itu loh yang di jogja "
" hah? kamu daftar yang di jogja juga? bukannya kamu udah keterima di semarang? "
" hehe namanya juga nyoba kak, lagian kata kakak disana bagus, jadi dara coba daftar deh "
" yaudah , bentar yaaa "
" nomor pendaftaran sama passwordnya apa? "

" kyaaaaa udah dara duga pasti nggak lolos hehe " 
" loh kok gitu? "
" iya kak, kemarin dara sempet browsing tentang kampus itu, dan banyak yang bilang persaingan masuk itu ketat banget, jadi ya udah siap lahir batin
kalo emang nggak ketrima hehe "
" oyaudah, tetep lapang dada aja, mungkin bukan jodohmu kuliah disana, kejauhan juga kalo di jogja haha "
" ihh kakak mah,,, oiya kak, boleh nanya sesuatu gak? "
" hmm nanya apa cantik ? "
" kata kak nita dulu kakak keterima di semarang sama vokasi yang di jogja ya? kok gaada yang diambil sih kak? gaboleh sama mama papa ya? "
" nita? kapan dia bilang "
" udah agak lama sih kak, dara baru berani nanya aja sih "
" ooh itu, nggak kok bukannya nggak dibolehin sama mama papa, cuma nggak pengen aja haha "
" masa sih? boong dosa loh kak "
" haha nggak sih, emang sengaja nggak kaka ambil, cuma kepikiran kamu aja, nanti kalo kakak pergi kamu sama siapa? kan mama sama papa sering pulang malem, apalagi dulu kamu masih smp, masih perlu diawasi duapuluhempat jam nonstop! haha "
" bzzz, dikira bayi apa kak?"
" haha bukan dikira bayi apa nggak, tapi emang gitu kok, ya kamu kan tau pergaulan anak sekarang gimana dara sayang "
" iya juga sih kak hehe "
" yaudah, besok kamu sekolah kan? Belajar sana, kerjain tugasnya, "
" udah dara kerjain semua yee sebelum kesini "
" haha yaudah, eh besok mau kakak anter ke sekolah nggak? Mumpung kakak kuliah siang "
" serius kak? Asiiik!!! "
" haha seneng amat, pasti biar ada yang ngira punya pacar ya? Dasar jomblo! Haha "
" yeee nggak lah kak, lagian aku kan emang gaboleh pacaran sama mama. Tapi kenapa kakak dibolehin ya? Curang! "
" dibilangin kok, kamu itu masih kecil, makanya gaboleh pacaran, nunggu kalo udah kuliah baru boleh mungkin haha "
" bzzzz, kan ini dara udah mau kuliah kak, berarti bentar lagi boleh dong? "
" yaampun ngebet banget deh, sekarang kakak tanya yaa, enaknya pacaran itu apa? "
" banyak kak, ada yang anter jemput, dikasih coklat,bunga, kado pas ulang tahun sama valentine, aaah banyak pokoknya "
" bener-bener anak kecil ya kamu, anter jemput? Kamu kira pacarmu itu tukang ojek? Supir taksi?, Coklat? Bunga? Kado? Itu kan kamu juga bisa beli sendiri dara sayang. Kalo kamu masih mikir pacaran cuma biar dapet ini itu, jangan harap pacaranmu bisa lama ya haha "
" iya sih, tapi kan kak... "
" haha udah lah, gausah mikirin yang gituan lagi, fokus sama sekolahmu aja dulu, akan ada saatnya kamu ngerasain itu, tapi nggak sekarang "


" pagi pa, ma "
" tumben kamu nyempetin sarapan bareng? biasanya juga sarapan di kampus "
" hehe iya pah, ngampus siang soalnya, oiya dara mana pah? "
" dara? paling masih di kamarnya, bentar lagi juga turun "
" nah itu dara, "

" kenapa kak? kok ngeliatinnya gitu banget? "
" sejak kapan kamu kalo ke sekolah dandan cantik gini? pake make up lagi, biasanya juga nggak kok "
" hah? keliatan banget ya kak? padahal tadi pake make-upnya tipis banget loh "
" nggak kok sayang, malahan cantik, akhirnya anak mama bisa dandan juga haha "
" iiiiih kak fadil sukanya gitu sih, tapi beneran ini nggak keliatan banget pake make-up kan ma? "
" nggak dara sayang "
" haha yaudah kakak minta maaf, buruan sarapan nanti telat ke sekolah " , " oiya pah,hari ini fadil yang nganterin dara ke sekolah ya, papa langsung ke kantor aja"
" wah kebetulan sekali, papa ada meeting pagi, "

" pa, ma, kita berangkat dulu yaa, "
" hati -hati, jangan lupa helmnya dipake, "
" oke ma"


"kak, sore jemput ya haha"
"ih ogah, pulang sendiri lah yaaa "
" ah kakak mah gitu, pelit. giliran sama kak nita aja doyan banget anter jemput"
" haha envy ceritanya? yaudah deh nanti kakak usahain. pulang jam berapa? "
" jam 4 kak "
"loh kok sore? ini kan sabtu, biasanya juga siang udah pulang "
" iya, tapi kan dara udah mau ujian kak, biasalah ada tambahan "
" oke nanti kakak jemput jam 4 yaa, sana masuk nanti telat loh "
" bye kak "
----------
" ciyee yang berangkatnya dianter cowok ganteng "
" kamfret! kaget gue! haha menurut elo cowok tadi ganteng? "
" ya lumayan lah, meski kalo dibandingin sama gue ganteng gue sih haha "
" pedean lu mah! "
" haha siapa emang tadi? "
" tadi kakak gue tau "
" hm? baru tau gue kalo ternyata elo punya kakak "
" yaudah dar gue masuk kelas dulu yaa"

" Dar dar, pinjem tugas elo dong bentar lagi masuk nih"
" tugas apaan? matematik? "
" iyalah, buruaaannn "
" yaelah bentar, baru juga sampe " , " nih, buruan. kalo perlu sih lo foto aja, trus dishare ke grup kelas, biar garibut "
" haha cerdas lo! oke waittt " , " nih, makasih daraaa cantik "

" Tugas yang bapak kasih kemarin sudah kalian kerjakan? "
" sudah pak, "
" hmm gian, coba kamu kerjakan di depan "
" i-iya pak "

" Dar, kayak biasa tuh. lo dipanggil wali kelas "
" gila! wali kelas kita rajin amat ya manggil orang? baru juga mau istirahat "
" haha tau tuh! lo ngikut aja yuk, paling bentar doang, biar langsung ke kantin "
" yaudah deh, laper banget gue "

" permisi pak, "
" iya silahkan masuk "
" katanya bapak manggil saya, ada apa pak? "
" seperti pertanyaan kemarin, saya hanya akan memastikan "
" ooh yang itu, saya sepertinya jadi ambil yang di semarang pak "
" berarti yang vokasi di jogja itu ngga lolos ? "
" iya pak "
" wah sayang sekali, padahal perjuangan sekali untuk melengkapi berkasnya "
" mungkin belum jodohnya disitu pak hehe "
" kamu sudah yakin? ngga mau coba ujian ptn? "
" ngga pak, itu sudah saya pertimbangkan matang-matang pak "
" oke, nanti bapak akan minta pihak sekolah untuk mengurus berkasnya "
" iya, kalau begitu saya permisi, terimakasih banyak pak "

" gimana? ngomongin apa tadi ? "
" biasalah masalah univ "
" oiya, lo lolos yang di jogja? "
" haha nggak vir, sesuai dugaan! "
" ah elo sih kalo mikir yang negatif, jadinya kan ngga lolos haha "
" belum jodohnya kali disana wkwk " 
" iya sih, tapi kan gue akhirnya gabisa minta ditraktir makan, gaada alesannya dara sayang "
" yaudah, mau makan apa? kali ini gue bayarin deh, mumpung mood gue lagi baik "
" eh serius lo ? "
" iya, tapi gausah pake acara bilang sana - sini lho ya"
" oke bos! "

" eh dar, nanti malem gue ke rumah lo ya, boleh ? "
" mau ngapain? "
" mau belajar bareng. eh maksudnya minta diajarin haha "
" diajarin? pelajaran apaan emang? "
" fisika dar "
" haha tumben banget lo minta diajarin fisika, biasanya kan lo juga jago "
" sebenernya bukan gue sih, tapi si andra "
" eh? biasanya kan dia diajarin sama lo vir, tumben?"
" yaah gitu deh, suka gafokus dia kalo belajar sama gue, bawaannya gombal mulu "
" ehem, tau lah ya yang udah lengket banget! haha "
" ah elo mah, gimana? bisa? "
" ya nanti gue kabarin lagi deh, soalnya kan nanti malem minggu, takutnya nyokap sama bokap ngajakin keluar "
" oke, yaudah gue pulang dulu ya, udah ditunggu sama andra nih hehe "
" haha okee "

" gimana kak? bisa jemput gak? ini dara udah pulang "
" udah di depan "

" mah, dara pulang! "
" loh, dijemput sama siapa? papa kan masih di rumah, tuh di kamar"
" sama kak fadil, tuh orangnya "
" mama kira kamu pulang malem kayak biasanya, pantesan juga papa nyantai banget ngga jemput dara "
" tadi fadil cuma ketemu dosen bentar kok ma, terus di kampus juga cuma ngobrol sama temen, jadi mending jemput dara sekalian pulangnya, toh fadil udah ngabarin papa makanya papa bisa santai "
" yasudah, kalian mandi dulu sana "
" hm mah, nanti malem makan di luar aja yuk "
" wah boleh, udah lama juga kita ngga makan di luar, nanti mama bilang papa "
" tapi mah, nanti malem temen dara mau main, mau belajar bareng. gimana dong? "
" kan bisa besoknya sayang, "
" iya sih, yaudah dara keatas dulu deh mah "
" iya "
" oke makasih ma, fadil naik dulu ya ma "

dar, galih tuh "
"Hai dar, boleh ikut duduk disini? Gaada yang kosong lagi nih mejanya "
"Iya boleh, duduk aja"
"Ehm gitu ya, izinnya cuma sama Dara "
"Haha sorry fir, gue izin sama lo juga deh. Fir, boleh ikut duduk disini juga nggak?"
"Haha becanda kali, ya boleh lah, kalo nggak,emang lo mau makan sambil berdiri? "
"Jahat emang lo"
"Oiya, gimana pertandingan basket kemarin? Menang kan?"
"Yaelah Dar, kalo masalah basket mah udah pasti tim sekolah kita menang, siapa dulu kaptennya?"
"bisa aja lo fir, lagian kemarin cuma menang tipis sih, agak kecewa juga gue "
"Wah kurang bersyukur lo lih, tapi intinya lo menang kan? Bisa dong bayarin kita makan? Haha "
"Gausah didengerin lih, firda mah suka gitu kalo masalah makan, suka gratisan"
"Haha kalem aja, nanti gue yang bayar, gapapa kok, itung-itung syukuran menang basket kemarin "
"Nah gitu dong, gue doain semoga pertandingan basket kedepannya menang terus deh lih, biar dapet makan gratis terus! Haha "
"Ngarep lo! Orang kemarin pertandingan terakhir juga, kan udah mau ujian, udah gaboleh tanding sama pihak sekolah wlee"
"Yaaah gagal sering makan gratis deh"
"Gue bilang juga apa lih, gausah dengerin omongannya firda. Eh udah yuk, bentar lagi masuk nih"
"Oiya, mana habis ini gue Pak Zaenal lagi, kimia "
" waw! tadi pagi sih di kelas gue kuis kimia dadakan lih, kaliaja di kelas lo juga kuis "
" palingan juga gitu, hobi banget dia ngadain kuis dadakan. Gue ke kelas dulu ya, thanks infonya "
" lemes amat lo Dar? Perasaan tadi di kantin biasa aja? "
" haloo? Dara? Halo? Sandara dwi putri? "
" eiya kenapa Fir? "
" lo kenapa sih? "
" ah gapapa "
" hayoo ngaku, lo suka sama Galih ya? "
" ah nggak kok, biasa aja, suer! "
" gausah boong lo, gue kenal lo udah dari kelas 1 Dar, dan baru ini gue ngeliat lo salting gitu pas ngobrol sama cowok "
" hehe tau aja lo Fir "
" bener kan? Firda gitu, haha. Gimana ceritanya? Kok bisa naksir? "
" jangan sekarang deh, tuh Bu Novi mau masuk, "
" oke, gue pulang bareng lo "
" eh? Andra gimana?"
" ya gue suruh pulang sendiri lah! "
, kamu bukannya temennya Vania ya? Dara, kan?"
"Iya, eh kak Putra ya?"
"Iyap, kamu ngapain? Vania mana? Tumben ngga bareng?"
"Masih nunggu jemputan nih. Dia udah pulang sama ka Adit daritadi "
"Emang kamu minta dijemput jam berapa? Acaranya kan udah selesai daritadi "
"Jam 5 kak, aku kira acaranya bakalan lama, ternyata cuma sebentar, mana hpku lowbat hehe"
"Kenapa ngga bareng Vania? Atau naik transjogja? "
"Yah aku udah terlanjur bilang sama Vania kalo aku dijemput, terus juga aku belum ngerti rute transjogja buat sampe rumah bulik"
"Yaudah, pulang bareng aku aja yuk, mau? Tapi naik transjogja, lagi nggak bawa kendaraan nih "
"Hmm boleh sih, buat pengalaman haha tapi jangan disasarin ya?"
"Nggak nggak. Rumah bulikmu dimana?"
"Daerah umbulharjo kak"
"Wah deket sama rumahku kalo gitu, bisa sejalan nih, yaudah yuk pulang "

"Bentar lagi sampai nih Dar, "
"Iya kak, makasih banyak ya, take care! "
"Hmm see you!"

"Sore bulik"
"Loh Dara udah pulang? Katanya pulang jam 5? "
" iya tadi ternyata acaranya cuma sebentar, ngga sampe sore "
" oalah, terus tadi pulang sama siapa? kok bulik liat tadi kamu kayaknya jalan sendirian? "
" tadi pulang sama senior di kampus bulik, pake transjogja, sekalian nambah pengalaman hehe"
" yasudah, sana masuk, istirahat, biar bulik yang ngabarin kakak kamu biar ngga usah jemput di kampus "
" emang kak fadil kemana, bulik? "
" tadi pergi sama pak likmu, katanya sih nyari oleh oleh buat besok pulang ke jakarta "
" oalah yaudah Dara masuk dulu ya bulik"
" iyaa "

" eh maaf mbak, saya nggak sengaja "
" iya gapapa, saya juga salah, ngga liat liat pas tadi jalan "
" mbaknya mahasiswa baru ya? "
" em iya nih, keliatan banget ya? "
" iya habis tadi keliatan banget agak bingung gitu, ambil jurusan apa? "
" informatika hehe "
" wah kebetulan banget, kita sejurusan nih, kenalin, Vania Widia, panggil Vania aja "
" Gue eh aku Sandara Dwi Putri, panggil aja Dara "
" bukan orang jogja ya? pantes bilangnya 'gue' "
" iya nih, belum biasa hehe "
" eh aku cabut dulu ya, udah ditunggu nih sama temen, see you pra ospek yaa! "

Senin, 05 September 2016

#1

" Karena hati tetaplah hati, bagian raga yang sulit berdusta, jadi tolong, jangan sekali-kali diabaikan, cobalah untuk mendengarkan. Sama halnya dengan yang lainnya, tak hanya hati, semua bagian - baik raga atau apapun - akan tetap menjadi bagian dari sesuatu itu, jadi tolong,hargai, syukuri, semua punya peran & porsi masing - masing. "

Selasa, 24 Mei 2016

Untuk Kamu


  Untuk kamu, seseorang yang senantiasa ku pandang meski dari kejauhan. Seseorang yang senantiasa ku fikirkan meski dalam angan. Seseorang yang lekuk senyum bibirnya selalu ku lamunkan. Seseorang yang selalu ku jadikan acuan dan pacuan dalam menjalani hidup. Seseorang yang mampu memberi kekuatan dan motivasi lebih dengan sendirinya.

  Untuk kamu, rintik hujan yang mampu membawa kesejukan sekaligus kenangan masa lalu yang tidak selamanya manis. Untuk kamu, yang ingin semua harapannya terbang menjulang ke angkasa, lalu menjadi nyata. Untuk kamu, seseorang yang terlihat biasa namun bagiku merupakan pahatan Tuhan yang sempurna.

   Untuk kamu, jangan pernah menyerah, tetaplah membawa kesejukan bagi semua orang di sekitarmu, tetaplah berharap & bermimpi sampai semuanya menjadi nyata sesuai apa yang kamu harapkan, dan tetaplah menjadi dirimu sendiri. Setidaknya, hal itulah yang menjadikanmu patut & pantas untuk dikenang.

Minggu, 01 Mei 2016

Tak Se-sederhana Dulu



         Semua hal di dunia pasti akan berubah, entah itu hal besar atau kecil, baik yang bisa dilihat atau bahkan hanya bisa dirasakan. Seriring berjalannya waktu, semua pasti berubah. Alasan kenapa bisa ber-argumen demikian? Hmm pengalaman pastinya. Haha.
        Kau tau, semakin bertambahnya usia – artinya semakin banyak waktu yang telah kita habiskan di dunia – semakin banyak juga pengalaman yang kita alami. Entah itu pengalaman baik atau buruk, menyenangkan atau menyedihkan, pasti itu semua pernah kita alami. Berkesan atau tidaknya, itu tergantung penilaian dari diri kita sendiri. Kenapa tergantung diri kita?
(Maaf, kata – kata selanjutnya mulia agak rancu)
        Pernah sekali, gue ngalamin sesuatu yang bener – bener mengesankan, membuat jantung berpacu lebih cepat, membuat mata sulit terpejam ketika malam, bahkan sampai membuat bertingkah tidak seperti biasanya. 1 – 2 hari tingkah gue masih bisa ditolerir, tapi mulai hari ke – 3 orang di sekitar mulai heran, mulai bertanya – tanya “ lah ayu kenapa sih? Kok dia aneh gitu dari kemarin ? “. Awalnya sih desas – desus gituan nggak gue rewes, paling juga angin lewat. Tapi semakin lama gue denger desas – desus itu, semakin gue bingung dan mikir “ apa iya tingkah gue terlalu aneh ? “. Dan disitu, gue baru mulai berani buat cerita ke salah satu orang terdekat. Gaada yang dilewatin, semua kronologis kejadiannya gue ceritain detail, rinci serinci- rincinya. Lo tau apa respon yang gue dapet dari orang yg gue ceriain? Haha 180 derajat kebalik. Katanya, “ yakali kejadian gitu doang? Lu gila cuma gara – gara gituan? Yaampun ayuuuu! Ya gue masih ng-tolerir sih kalo itu emang masalah cowok, masalah perasaan, tapi jangan terlalu dibawa ke hati deh, itu sih saran gue, ya daripada elo nantinya sakit“. Kemudian gue mulai nyadar, “ ahh, penilaian orang itu beda – beda, apalagi kalo mulai nyangkut perasaan hmmm “.
       Waktu mulai berlalu, semakin banyak pengalaman yang gue alami, semakin banyak pula hal – hal yang mulai berubah, tak se-sederhana dulu. Contohnya? Hmm sekolah, kuliah, pelajaran, mata kuliah, guru, dosen. Ini adalah perbandingan sederhana dalam hidup kalo kalian udah mulai masuk yang namanya dunia perkuliahan, ngampus dan lain lain. Kalo dipikir pikir ya, banyak anak sekolah – khususnya menengah atas sih – pengen cepet – cepet lulus, katanya sih biar gadapet banyak tugas. Haha lo salah besar kalo mikir demikian, sob! Failed 100%. Nih gue jelasin dari awal ya, ini sih menurut pengalaman pribadi, jadi ambil yang menurut kalian baik aja, yang jelek? Cukup jadi wacana, its easy right?. 
         Pertama, buat masuk sebuah universitas yang kita pengen itu nggak gampang, saingannya itu nggak cuma temen sekelas lo doang, nggak cuma temen satu sekolah, tapi dari berbagai daerah sob. Jadi, kalo emang bener pengen kuliah di univ yang kalian pengen, ya belajar yang bener, fokus sekolah, fokus belajar, jangan cuma pas mau ujian doang belajarnya. Kecuali kalo kalian punya pola fikir yang “ ah yang penting gue kuliah, bisa jadi sarjana, dapet title “ itu urusan lain, can get the point?. 
       Kedua, kalo kalian udah dapet univ, pasti nggak lepas dari yang namanya ospek. Jangan dianggep remeh ya, asli deh. Ospek itu punya sisi positif kok. Positifnya? Kalian dituntut buat jadi orang yang serba kreatif, harus bisa mecahin teka – teki yang dikasih sama senior buat semua perlengkapan yang harus dibawa pas ospek. Kalian juga bisa dapet temen hidup, maksudnya? 70% anak kuliahan itu adalah anak perantauan, alias anak kost, dan nggak sedikit dari kalian yang belum kenal banyak orang di tempat tsb, yakali kalian mau cari perlengkapan ospek sendirian? Dikira nggak capek? Saat itulah kalian dituntut buat kenal sama orang lain, nyari segala sesuatunya bareng, jadi kalo capek ya capek bareng, dihukum satu ya dihukum bareng. Haha, understand?. 
         Yang terakhir, dan yang paling panjang, sabar ya bacanya wkwk. Ini masalah kalo kalian semua udah mulai masuk dunia perkuliahan, udah mulai ketemu dosen. Lo tau masa – masa terenak pas kuliah? Yap, seminggu awal semester. Haha iya jelas enak lah, dosen masuk paling buat perkenalan, kontrak kuliah, udah gitu doang asli. Tapi kalo udah minggu kedua? Kalian harus siap hadapi yang namanya dunia perkuliahan yang sebenarnya. Materi segudang, dosen jarang masuk gara gara sibuk, tugasnya jadi seabrek, belum lagi deadline yang nggak masuk akal. Ini yang gue maksud dengan semua “ tak se-sederhana dulu “. Hmm, dulu pas masih sekolah, jadwal ya udah pasti, pagi sampe siang, mentoknya paling sampe sore. Tugas masih bisa nyontek alias nyalin di temen, mau ketemu guru tinggal ke kantor. Kalo kuliah? Kalian dituntut buat mandiri, nggak sedikit dosen yang nuntut kalian buat mandiri. Semuanya serba sendiri, sob! Tugas? Lo bisa nyontek di temen paling kalo di mata kuliah yang itung – itungan doang, lainnya? Jangan harap bisa nyontek alias nyalin di temen. Nggak sedikit dosen yang ngasih tugas, dan pas mahasiswanya ngumpulin ada yang sama satu kalimat, tugasnya gabakal dikasih nilai. Nggak jarang, tugas dikumpulin via email. Quis dadakan, siap gasiap ya harus siap. Nyari dosen susah, sering gue ngalamin ini, ke ruangannya, eh dosennya gaada. Capek sih, tapi ya resiko mahasiwa. Dan lagi gue sering denger, “ kuliah enak ya, sehari paling 2 jam, habis itu pulang, ada kelas gamasuk gapapa, bisa titip absen“. Asli deh, kadang pengen langsung bunuh ditempat tuh orang. Emang sih, kuliah sehari itu ngga selama kayak pas kalian masih sekolah. Tapi masalah titip absen? Haha itu beda urusan, beda orang beda pendapat. Menurut gue sih itu cuma buat orang – orang yang ganiat kuliah ya, lo bayangin deh, bayar kuliah itu nggak murah sob, tapi lo cuma titip absen? Buang – buang duit namanya. Kuliah itu gabisa dianggep remeh, habis kuliah tuh kalian semua harus masuk yang namanya dunia kerja, yakali kalian mau kuliah seumur hidup? Kalo kalian kuliah cuma buat main – main, bayangin rasanya jadi orang tua kalian yang banting tulang demi bayarin kuliah kalian. Ya walaupun kalian dari keluarga yang berduit, tapi apa kalian bakal seterusnya minta duit di orang tua? Itu aja sih,its enough, kalo diterusin bisa sampe jadi novel nantinya.
         Intinya sih tadi, ambil yang baiknya aja ya, toh ini cuma tulisan anak yang masih belasan tahun. Tulisan dari pengalaman pribadi, pula. Haha. And that’s all. See you next time :).

Kamis, 10 Maret 2016

NOTIFIKASI

"KAJIMA" masih dalam proses, akan diupload jika sudah diperbaiki!:)